Otomotif

Nissan Berhenti Produksi Massal GT-R R35 Legendaris

16
×

Nissan Berhenti Produksi Massal GT-R R35 Legendaris

Share this article

Mobil Legendaris Nissan GT-R R35 Resmi Pensiun Setelah 18 Tahun Produksi

Penghujung perjalanan sebuah ikon otomotif dunia telah tiba. Nissan resmi mengakhiri produksi massal mobil sport legendarisnya, GT-R R35, setelah beroperasi selama 18 tahun sejak pertama kali diluncurkan pada 2007. Perayaan pengakhiran produksi ini digelar di pabrik Tochigi, Jepang, tempat unit terakhir dari model yang membanggakan ini dirakit dan dikirim ke konsumen.

Sejarah Panjang dan Keberhasilan yang Tak Terbantahkan

Nissan GT-R Nismo setting lap record at Nürburgring

GT-R R35 pertama kali diperkenalkan kepada publik dalam pameran Tokyo Motor Show 2007. Sebelumnya, nama GT-R digunakan sebagai varian performa tinggi dari sedan Skyline, tetapi mulai generasi keenam, model ini menjadi mandiri sebagai R35 GT-R. Dalam waktu kurang dari setahun, mobil ini langsung mencatatkan prestasi mengesankan di lintasan sirkuit.

Salah satu pencapaian paling menonjol adalah catatan waktu di Nürburgring Nordschleife. Pada 2007, GT-R mencetak waktu 7 menit 38 detik, lalu meningkat menjadi 7 menit 26 detik pada 2009, dan akhirnya mencapai 7 menit 8,679 detik lewat versi GT-R Nismo pada 2013. Prestasi ini membuktikan keunggulan teknologi dan desain mobil yang mampu bersaing dengan mobil-mobil kelas atas.

Penghargaan dan Keberhasilan di Berbagai Kompetisi

Nissan GT-R Nismo engine details

Selama masa operasinya, GT-R R35 seringkali menjadi juara di berbagai kompetisi balap. Mobil ini berhasil meraih lima kali juara kelas GT500, tiga kali GT300 di SUPER GT Jepang, serta kemenangan kelas Pro-Am Blancpain GT Series 2013 dan Bathurst 12 Hour 2015. Bahkan, mobil ini juga meraih lima gelar di Super Taikyu, sebuah kompetisi balap jarak jauh yang sangat ketat.

Prestasi ini tidak hanya menjadikannya mobil yang hebat di jalanan, tetapi juga menjadi simbol kekuatan dan kemampuan Nissan dalam menghadirkan mobil sport yang bisa diandalkan.

Teknologi dan Kinerja yang Terus Berkembang

Seiring berjalannya waktu, GT-R R35 terus mengalami pembaruan dan facelift. Tenaga mesin meningkat dari 353 kW (480 ps) saat debut hingga 419 kW (570 ps) sejak model 2017. Untuk versi GT-R NISMO, insinyur Nissan menggunakan turbocharger spesifikasi GT3 yang menghasilkan tenaga mencapai 441 kW (600 ps). Hal ini menunjukkan komitmen Nissan untuk terus meningkatkan kualitas dan performa mobil sport andalannya.

Tim Khusus yang Mengabdi untuk Setiap Unit

Nissan GT-R R35 final production unit

Yang menarik dari proses produksi GT-R R35 adalah adanya sembilan tenaga perakit khusus, disebut Takumi, yang bertugas merakit mesin secara manual. Mereka merupakan para ahli yang memiliki dedikasi luar biasa. Nama mereka bahkan diabadikan di pelat setiap unit R35 GT-R, sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha mereka.

Masa Depan GT-R yang Masih Menanti

Meski produksi massal GT-R R35 telah berakhir, Nissan belum sepenuhnya mengakhiri eksistensi GT-R. Presiden dan CEO Nissan Ivan Espinosa menyatakan bahwa GT-R tidak akan mati, tetapi akan mengalami hiatus sementara. “Kami paham ekspektasi sangat tinggi. Lencana GT-R tidak bisa sembarangan disematkan, hanya untuk sesuatu yang benar-benar spesial,” ujarnya.

Espinosa menambahkan bahwa GT-R akan berevolusi dan lahir kembali di masa depan. Meski belum ada rencana final, Nissan berharap para penggemar dapat bersabar menantikan kehadiran generasi baru dari mobil sport legendaris ini.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Nissan GT-R R35

Q: Kapan produksi GT-R R35 resmi dihentikan?

A: Produksi massal GT-R R35 resmi dihentikan oleh Nissan pada 2025 setelah beroperasi selama 18 tahun sejak 2007.

Q: Apa yang membuat GT-R R35 begitu istimewa?

A: GT-R R35 dikenal karena performa luar biasa, keandalan, dan keberhasilan di berbagai kompetisi balap seperti Nürburgring dan SUPER GT.

Q: Bagaimana proses produksi GT-R R35?

A: Produksi GT-R R35 melibatkan sembilan perakit khusus yang merakit mesin secara manual, dengan nama mereka diabadikan di setiap unit.

Q: Apakah GT-R akan kembali lagi?

A: Nissan menyatakan bahwa GT-R tidak akan mati, tetapi akan mengalami hiatus sementara sebelum kembali dalam bentuk baru di masa depan.

Q: Berapa jumlah total unit GT-R R35 yang diproduksi?

A: Total produksi GT-R R35 mencapai 48 ribu unit sepanjang sejarahnya.

Penutup

Nissan GT-R R35 telah meninggalkan jejak abadi dalam sejarah otomotif. Dari awal kehadirannya hingga penutupan produksi, mobil ini telah menjadi simbol keunggulan teknologi dan passion Nissan dalam menciptakan mobil sport yang luar biasa. Meski fase produksi telah berakhir, harapan akan kehadiran generasi baru GT-R masih terbuka. Semoga kehadiran GT-R yang baru nanti mampu mengulang kesuksesan yang telah dicapai oleh R35.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *