nasional Teknologi

19 Gempa Susulan Mengguncang Yogya Pasca Gempa M6,2 di Pacitan

20
×

19 Gempa Susulan Mengguncang Yogya Pasca Gempa M6,2 di Pacitan

Share this article

Gempa Susulan di Yogyakarta Usai Gempa M6,2 di Pacitan

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari (6/2) menimbulkan 19 kali gempa susulan di Yogyakarta. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat dan memicu kekhawatiran akan dampaknya. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY memastikan bahwa gempa susulan tidak memiliki kaitan langsung dengan gempa utama dan tidak berpotensi tsunami.

BMKG Catat 19 Gempa Susulan di Yogyakarta

Jalur Sesar Opak di Yogyakarta

Menurut data dari BMKG DIY, hingga pukul 06.58 WIB, tercatat sebanyak 19 kali gempa susulan di Yogyakarta. Koordinator Tim Observasi Stasiun Geofisika BMKG DIY, Budiarta, menjelaskan bahwa skala magnitudo gempa susulan berkisar antara 1,9 hingga 4. Meski demikian, Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, memastikan bahwa gempa susulan tersebut tidak saling berkaitan.

[Gambas:Video CNN]

Tidak Ada Hubungan Antara Gempa Susulan dan Gempa Utama

Daryono menjelaskan bahwa gempa susulan di sekitaran Yogyakarta terjadi di dekat jalur Sesar Opak, sedangkan gempa yang mengguncang Pacitan termasuk dalam jenis megathrust. “Tidak ada kaitan. Kan yang satu di jalur Sesar Opak, itu bukan megathrust,” ujarnya.

Penyebab Gempa M6,2 di Pacitan

Peta lokasi episenter gempa M6,2 di Pacitan

Gempa M6,2 di Pacitan dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,98° LS ; 111,18° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 89 km arah Tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 58 km. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Intensitas Gempa Dirasakan di Berbagai Wilayah

Peta intensitas gempa di Pulau Jawa

Guncangan gempa ini dirasakan cukup luas di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Daerah Bantul, Sleman, dan Pacitan dilaporkan mengalami intensitas IV MMI, di mana getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Sementara itu, wilayah lain seperti Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, dan Banjarnegara merasakan getaran skala III MMI.

Dampak Gempa Terhadap Masyarakat

Bangunan rusak pasca-gempa di Pacitan

Beberapa daerah melaporkan kerusakan pada bangunan, terutama di Pacitan. BPBD masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah korban dan kerusakan yang terjadi. Di Bantul, tujuh orang dilaporkan terluka akibat gempa. Meski tidak ada laporan korban jiwa, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan menghindari area rawan gempa.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Gempa

Apa itu gempa susulan?

Gempa susulan adalah gempa yang terjadi setelah gempa utama, biasanya karena penyesuaian tektonik di sekitar zona patahan.

Apakah gempa susulan berpotensi tsunami?

Tidak, gempa susulan di Yogyakarta tidak berpotensi tsunami karena lokasinya tidak berdekatan dengan pantai dan tidak tergolong dalam jenis gempa laut yang berdampak besar.

Bagaimana cara mengamankan diri saat gempa?

Segera mencari tempat aman di bawah meja atau struktur kokoh, menjauhi jendela dan benda berat, serta menjaga keseimbangan tubuh.

Apakah gempa M6,2 di Pacitan berbahaya?

Gempa M6,2 termasuk gempa besar, namun tidak menyebabkan tsunami. Namun, dampaknya bisa terasa di wilayah sekitar.

Apa perbedaan antara gempa megathrust dan gempa sesar?

Gempa megathrust terjadi akibat subduksi lempeng dan sering kali berpotensi tsunami, sedangkan gempa sesar terjadi di sepanjang patahan dan umumnya tidak berpotensi tsunami.

Kesimpulan

Gempa susulan di Yogyakarta usai gempa M6,2 di Pacitan menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana alam. Meski tidak berpotensi tsunami, gempa ini menunjukkan bahwa wilayah Jawa masih rentan terhadap aktivitas tektonik. BMKG terus memantau situasi dan memberikan informasi terkini agar masyarakat dapat mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan. Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, dampak gempa bisa diminimalisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *