nasional Teknologi

OJK Berencana Terapkan Aturan Free Float 15 Persen Mulai Maret 2026

15
×

OJK Berencana Terapkan Aturan Free Float 15 Persen Mulai Maret 2026

Share this article

Pemangkasan Batas Free Float 15 Persen, OJK Siap Terapkan Mulai Maret 2026

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan rencana penerapan aturan batas minimum free float saham menjadi 15 persen yang akan berlaku pada Maret 2026. Aturan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas emiten dan menjaga stabilitas pasar modal Indonesia. Dengan pengaturan ini, perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) harus menyesuaikan struktur kepemilikan saham sejak awal.

Penjelasan Aturan Free Float 15 Persen

Perusahaan mencari investor untuk IPO dengan aturan free float 15 persen

Free float merujuk pada jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar oleh investor publik. Dengan aturan baru ini, OJK memastikan bahwa setiap perusahaan yang ingin terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki minimal 15 persen saham yang dapat diperdagangkan secara bebas. Ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan transparansi pasar.

Menurut Pejabat Sementara (PJS) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi jumlah IPO. Sebaliknya, aturan ini justru mendorong calon emiten untuk lebih mempersiapkan diri sejak awal.

Dampak Aturan Baru pada Proses IPO

Proses IPO di Bursa Efek Indonesia

Hasan menyatakan bahwa proses IPO akan tetap berjalan lancar meskipun aturan free float telah diubah. Perusahaan yang sudah dalam pipeline IPO tetap akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku saat ini. Tidak ada penundaan atau pembatasan terhadap perusahaan yang sedang dalam proses pendaftaran.

Selain itu, perusahaan yang telah terdaftar di bursa juga akan diberikan masa transisi untuk menyesuaikan diri dengan aturan baru. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi gejolak pasar akibat perubahan mendadak.

Konsultasi dengan MSCI dan Praktik Global

Investor asing memantau pasar modal Indonesia

OJK juga sedang melakukan pembahasan intensif dengan MSCI untuk memastikan kebijakan free float 15 persen selaras dengan praktik global. Tujuannya adalah agar aturan ini dapat diterima oleh penyedia indeks internasional dan meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia bagi investor asing.

Hasan menegaskan bahwa kebijakan ini bukanlah tindakan yang bertentangan dengan regulasi buyback saham. Buyback dan free float merupakan dua pengaturan yang berbeda namun saling melengkapi. Emen yang memiliki free float di atas 15 persen memiliki fleksibilitas lebih besar dalam melakukan buyback, sementara perusahaan yang mendekati batas minimum memiliki ruang yang lebih terbatas.

Rekomendasi dan Pertimbangan

Investasi saham di pasar modal Indonesia

OJK juga memberikan izin khusus untuk buyback saham yang masih berlaku hingga saat ini. Emiten dapat memanfaatkan izin tersebut selama tetap memenuhi ketentuan free float minimum. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar dan menghindari penurunan harga saham yang tidak wajar.

Dalam konteks yang lebih luas, aturan free float 15 persen diharapkan mampu meningkatkan kualitas emiten dan memperkuat kepercayaan investor. Dengan demikian, pasar modal Indonesia akan semakin stabil dan berkembang pesat.

FAQ

Apa itu free float?

Free float adalah jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar oleh investor publik.

Kapan aturan free float 15 persen akan berlaku?

Aturan ini akan berlaku mulai Maret 2026.

Apakah aturan ini akan menghambat proses IPO?

Tidak, aturan ini justru mendorong perusahaan untuk lebih mempersiapkan diri sejak awal.

Apakah buyback saham tetap bisa dilakukan?

Ya, buyback saham tetap bisa dilakukan selama memenuhi ketentuan free float minimum.

Bagaimana dengan perusahaan yang sudah terdaftar?

Perusahaan yang sudah terdaftar akan diberikan masa transisi untuk menyesuaikan diri dengan aturan baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *