nasional Teknologi

Sinergi Global PNM Tuju 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian

22
×

Sinergi Global PNM Tuju 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian

Share this article

Ekonomi dan Pertanian: PNM Kembangkan Program Mekaar Berbasis Riset Akademis

Pengembangan sektor pertanian di Indonesia kembali menjadi fokus utama, terutama melalui inisiatif yang berbasis riset akademis. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah mengambil langkah strategis dengan memperkuat kolaborasi bersama CIRAD, organisasi peneliti akademis Prancis yang berfokus pada agroekonomi. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendampingan nasabah Mekaar serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Kolaborasi dengan CIRAD untuk Peningkatan Nilai Jual Biji Kakao

Tim peneliti CIRAD berdiskusi dengan petani kakao di Palolo

Kolaborasi antara PNM dan CIRAD dilakukan sebagai kelanjutan dari riset sebelumnya yang dilakukan di Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Daerah ini dikenal sebagai salah satu penghasil kakao ekspor. Dalam riset tersebut, fokusnya adalah pada peningkatan nilai jual biji kakao yang dipanen oleh nasabah Mekaar melalui inovasi budidaya dan pascapanen.

Tim peneliti CIRAD turut mengunjungi unit Mekaar serta berdialog langsung dengan para Account Officer (AO) dan petani kakao. Hal ini bertujuan untuk memahami praktik lapangan secara menyeluruh dan memastikan bahwa solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Visi Jangka Panjang PNM dalam Pemberdayaan Petani

PNM Mekaar menjalankan program pemberdayaan di daerah pedesaan

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini. Ia menilai bahwa kolaborasi ini akan mendorong nilai tambah yang berdampak terhadap peningkatan ekonomi, serta memperkuat keberlanjutan lingkungan dan ketahanan usaha dalam jangka panjang.

“Kolaborasi berbasis riset ini menjadi langkah penting kami dalam terus berupaya meningkatkan kualitas pendampingan nasabah,” ujar Dodot. Ke depan, kolaborasi akan mencakup penguatan sistem pertanian berkelanjutan dan agroforestri, termasuk transisi agroekologi, pertanian berketahanan iklim, serta inovasi pascapanen.

Inovasi dalam Sektor Akuakultur dan Mata Pencaharian Pesisir

Petani dan nelayan di daerah pesisir mengikuti pelatihan PNM

Selain itu, kerja sama juga menjangkau sektor akuakultur berkelanjutan dan mata pencaharian pesisir melalui praktik ramah lingkungan, pengelolaan limbah berbasis sirkularitas, serta pemantauan kualitas air dan ekosistem. Upaya ini diperkuat dengan integrasi akses pembiayaan dan pengembangan kapasitas, seperti skema pembiayaan terintegrasi pertanian-akuakultur, pelatihan Training of Trainers (ToT) spesialis, hingga pelacakan dampak sosial-ekonomi.

Dengan potensi sekitar 4.108.845 nasabah PNM Mekaar di sektor pertanian (data Januari 2026), ekosistem pemberdayaan yang dimiliki PNM dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan berbasis riset yang lebih luas dan terukur.

Pendapat dari CIRAD: Kolaborasi yang Strategis

CIRAD dan PNM bekerja sama dalam program pemberdayaan nasabah

Presiden Direktur CIRAD, Elisabeth Claverie de Saint Martin, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kerja sama ini sangat strategis karena mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan jaringan pemberdayaan yang telah menjangkau hingga akar rumput.

“Kolaborasi ini dapat membuka ruang inovasi yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat prasejahtera,” ujar Elisabeth.

FAQ: Jawaban Terkait Kolaborasi PNM dan CIRAD

Apa tujuan utama kolaborasi PNM dan CIRAD?

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas pendampingan nasabah Mekaar melalui inovasi budidaya dan pascapanen, serta memperkuat keberlanjutan lingkungan dan ketahanan usaha.

Bagaimana kerja sama ini berdampak pada petani?

Kolaborasi ini akan memberikan peningkatan nilai jual produk pertanian, seperti biji kakao, serta memperkuat sistem pertanian berkelanjutan dan agroforestri.

Apakah PNM sudah melakukan kerja sama serupa sebelumnya?

Ya, PNM sebelumnya telah melakukan riset di Palolo, Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan petani.

Bagaimana kontribusi CIRAD dalam proyek ini?

CIRAD berperan dalam penyelenggaraan riset, pengembangan inovasi, serta dialog langsung dengan petani dan AO PNM.

Apa potensi pasar yang bisa dijangkau oleh program ini?

Program ini berpotensi menjangkau sekitar 4,1 juta nasabah Mekaar di sektor pertanian, sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Kesimpulan

Kolaborasi antara PNM dan CIRAD menandai langkah penting dalam pengembangan sektor pertanian berbasis riset. Dengan pendekatan yang berkelanjutan dan inovatif, program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup petani, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui inisiatif seperti ini, PNM menunjukkan komitmennya untuk terus memberdayakan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan, dengan pendekatan yang berbasis ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *