Perusahaan Sawit Asian Agri Berikan Premi Rp5,5 Miliar untuk 30 Ribu Petani
Sebuah inisiatif besar dilakukan oleh perusahaan kelapa sawit terkemuka, Asian Agri, yang memberikan apresiasi kepada petani plasma mitra di Provinsi Riau dan Jambi melalui program Premium Sharing Minyak Sawit Bersertifikasi 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Santika, Bukittinggi, Sumatra Barat pada November lalu, sebagai bentuk penghargaan atas konsistensi dan komitmen para petani dalam menerapkan praktik perkebunan berkelanjutan.
Program tersebut mencatatkan total dana yang terkumpul sebesar Rp5,5 miliar selama tahun 2024. Dana ini akan disalurkan kepada 76 Koperasi Unit Desa (KUD) yang akan berdampak pada lebih dari 30.000 petani. Langkah ini menunjukkan komitmen Asian Agri dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung pengelolaan kelapa sawit yang ramah lingkungan.
(Read also: Sukses Petani Swadaya Sumatra Raih Sertifikasi RSPO dengan SMIILE)
Dampak Nyata bagi Petani dan KUD

Head of Partnership Asian Agri, Rudy Rismanto, menjelaskan bahwa sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) memungkinkan produk sawit dari petani mitra dapat diterima di pasar internasional, termasuk Eropa yang hanya menerima produk berkelanjutan. “Premi yang diterima petani akan digunakan untuk peningkatan produktivitas dan perbaikan infrastruktur,” katanya.
Selain itu, premi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas KUD serta mendukung alternatif sumber pendapatan. Rudy menekankan bahwa industri sawit berkelanjutan tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menguntungkan bagi petani.
Pengembangan Infrastruktur dan Kelembagaan

Ketua KUD Karya Bersama, Subiyono, menyampaikan bahwa skema premium sharing memberikan dampak nyata bagi petani maupun kelembagaan KUD. “Dengan adanya premium sharing, para petani dan KUD sangat terbantu. Rencananya pada tahun 2026, dana tersebut akan kami gunakan untuk perbaikan dan perawatan jalan yang menjadi akses utama pengiriman Tandan Buah Segar ke pabrik kelapa sawit,” ujarnya.
Subiyono menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional para petani. Ia berharap kerja sama dengan Asian Agri dapat terus berlanjut agar kesejahteraan petani semakin meningkat dan KUD semakin mandiri.
Penguatan Kelembagaan dan Budidaya Ramah Lingkungan

Ketua KUD Makmur Rezeki Waluyo menegaskan manfaat premium sharing dirasakan secara langsung dalam penguatan kelembagaan. “Dana yang kami peroleh akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan strategis, mulai dari perbaikan gudang pupuk dan herbisida, peningkatan kualitas jalan, serta penambahan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petani,” katanya.
Tidak hanya itu, dana tersebut juga digunakan untuk penyediaan kandang burung hantu sebagai bagian dari pengendalian hama alami, sehingga praktik budidaya sawit dapat berjalan lebih ramah lingkungan. “Kami berharap KUD Makmur Rezeki dapat terus berkembang bersama Asian Agri, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh anggota dan komunitas sekitar,” tambahnya.
Filosofi Asian Agri yang Berkelanjutan

Rudy menambahkan bahwa lewat kerja sama yang baik dengan petani, pihaknya menjaga praktik sawit berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para mitra. Menurutnya, ini sejalan dengan filosofi Asian Agri yaitu perusahaan harus memberi manfaat bagi masyarakat, negara, lingkungan, pelanggan, serta perusahaan itu sendiri.
“Kami percaya bahwa kesuksesan yang diraih generasi pertama petani mitra bukan hanya untuk saat ini, tetapi bisa diwariskan ke generasi berikutnya, terutama untuk replanting kebun kelapa sawit,” ujarnya.
FAQ
Apa tujuan dari program Premium Sharing Minyak Sawit Bersertifikasi 2024?
Program ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada petani plasma mitra Asian Agri dengan memberikan premi yang digunakan untuk peningkatan produktivitas, perbaikan infrastruktur, dan pengembangan kelembagaan KUD.
Berapa jumlah dana yang disalurkan dalam program ini?
Total dana yang disalurkan adalah sebesar Rp5,5 miliar, yang akan berdampak pada lebih dari 30.000 petani.
Bagaimana dampak program ini terhadap lingkungan?
Program ini mendukung praktik budidaya sawit yang ramah lingkungan, seperti penggunaan kandang burung hantu untuk pengendalian hama alami.
Siapa saja yang terlibat dalam program ini?
Petani plasma mitra di Riau dan Jambi, serta 76 KUD yang akan menerima dana dari program ini.
Apa filosofi utama Asian Agri dalam program ini?
Filosofi Asian Agri adalah memberi manfaat bagi masyarakat, negara, lingkungan, pelanggan, serta perusahaan itu sendiri.
Kesimpulan
Asian Agri telah membuktikan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani dan pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan. Melalui program Premium Sharing Minyak Sawit Bersertifikasi 2024, perusahaan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup petani, tetapi juga memastikan bahwa industri sawit tetap ramah lingkungan. Dengan dukungan berkelanjutan, Asian Agri ingin menciptakan siklus manfaat yang langgeng: produktivitas petani meningkat, industri sawit tetap lestari, dan manfaatnya dapat dinikmati secara berkelanjutan.










