nasional Teknologi

Bank Mandiri Catat Kinerja Kuat 2025, Perkuat Peran Mitra Pemerintah

18
×

Bank Mandiri Catat Kinerja Kuat 2025, Perkuat Peran Mitra Pemerintah

Share this article

Kinerja Keuangan Bank Mandiri Tahun 2025 Mengukuhkan Perannya sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Perekonomian Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang stabil sepanjang tahun 2025, dengan angka pertumbuhan mencapai 5,11 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja sektor eksternal yang kuat serta aktivitas domestik yang terjaga, diiringi kebijakan pemerintah yang mendukung. Sejalan dengan kondisi tersebut, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat kinerja keuangan yang solid, memperkuat posisi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kinerja Keuangan yang Menjanjikan

Bank Mandiri kredit UMKM tumbuh 4,88 persen tahun 2025

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi audited hingga 31 Desember 2025, total aset Bank Mandiri meningkat sebesar 16,6 persen secara tahunan menjadi Rp2.829,9 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit sebesar 13,4 persen menjadi Rp1.895,0 triliun. Pertumbuhan kredit tercatat merata di seluruh segmen bisnis, termasuk kredit UMKM yang tumbuh 4,88 persen secara tahunan, membuktikan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah.

Pendanaan yang Sehat dan Digitalisasi yang Berkelanjutan

Livin by Mandiri pengguna 37,2 juta pada 2025

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri mencapai Rp2.105,8 triliun atau tumbuh 23,9 persen secara tahunan. Struktur pendanaan tetap sehat dengan dana murah (CASA) meningkat 12,6 persen menjadi Rp1.431,4 triliun. Sinergi antar kanal digital dan peningkatan transaksi nasabah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan CASA. Basis pendanaan yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas kinerja perseroan.

Digitalisasi juga menjadi salah satu pengungkit utama kinerja Bank Mandiri sepanjang 2025. Layanan digital seperti Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri berhasil meningkatkan aktivitas transaksi nasabah ritel dan pelaku usaha. Hingga akhir 2025, Livin’ by Mandiri digunakan oleh 37,2 juta pengguna, tumbuh 27 persen secara tahunan.

Kualitas Aset dan Profitabilitas yang Terjaga

Bank Mandiri rasio NPL Gross 0,96 persen 2025

Dari sisi kualitas aset, Bank Mandiri mencatat rasio kredit bermasalah (NPL Gross) sebesar 0,96 persen pada akhir 2025, berada di bawah rata-rata industri. Penerapan manajemen risiko yang disiplin menjadi kunci dalam menjaga kualitas pembiayaan. Dalam hal profitabilitas, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik mencapai Rp56,3 triliun sepanjang 2025, didukung pendapatan bunga bersih sebesar Rp106 triliun dan pendapatan non-bunga yang tumbuh 14,5 persen menjadi Rp48,5 triliun.

Kontribusi Sosial dan Lingkungan

Bank Mandiri program TJSL 2025

Bank Mandiri tidak hanya fokus pada pertumbuhan keuangan, tetapi juga pada kontribusi sosial dan lingkungan. Sepanjang 2025, Bank Mandiri menyalurkan Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM. Selain itu, perseroan juga meluncurkan lebih dari 1.174 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mencakup pemberdayaan ekonomi, akses air bersih, dan penguatan kapasitas masyarakat.

Komitmen Keberlanjutan dan Inklusi Finansial

Bank Mandiri memperkuat komitmen keberlanjutan melalui penerapan prinsip ESG dalam strategi bisnis. Portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp316 triliun, tumbuh 8 persen secara tahunan. Pembiayaan hijau menyumbang Rp166 triliun, sedangkan pembiayaan sosial sebesar Rp150 triliun. Perseroan menargetkan operasional bebas emisi pada tahun 2030.

Selain itu, Bank Mandiri memperluas inklusi keuangan melalui layanan digital bagi pelaku UMKM di wilayah non-urban. Sebanyak 62,7 persen pengguna Livin’ Merchant merupakan pelaku usaha di luar area perkotaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan yang solid, komitmen sosial, dan upaya keberlanjutan menjadikan Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi nasional yang lebih kuat dan inklusif. Dengan struktur pendanaan yang sehat, kualitas pembiayaan yang terjaga, serta diversifikasi sumber pendapatan yang terus diperkuat, Bank Mandiri siap melanjutkan peran intermediasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

(Read also: Bank Mandiri Perkuat Ekosistem UMKM Kreatif, Dorong Ekonomi Kerakyatan)


FAQ

Apa saja capaian utama Bank Mandiri pada tahun 2025?

Bank Mandiri mencatat pertumbuhan aset sebesar 16,6 persen menjadi Rp2.829,9 triliun, serta peningkatan kredit sebesar 13,4 persen menjadi Rp1.895,0 triliun.

Bagaimana kualitas aset Bank Mandiri?

Rasio kredit bermasalah (NPL Gross) sebesar 0,96 persen, berada di bawah rata-rata industri, menunjukkan kualitas aset yang terjaga.

Apakah Bank Mandiri memiliki komitmen sosial dan lingkungan?

Ya, Bank Mandiri meluncurkan lebih dari 1.174 program TJSL sepanjang 2025, serta mengembangkan portofolio pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp316 triliun.

Bagaimana kontribusi Bank Mandiri dalam pemberdayaan UMKM?

Bank Mandiri menyalurkan Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM, dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.

Apa target keberlanjutan Bank Mandiri?

Bank Mandiri menargetkan operasional bebas emisi pada tahun 2030 melalui penggunaan kendaraan listrik, panel surya, dan optimalisasi bangunan ramah lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *