Kesehatan

BPOM Umumkan Daftar 8 Jenis Obat Palsu, Periksa Sebelum Membeli

20
×

BPOM Umumkan Daftar 8 Jenis Obat Palsu, Periksa Sebelum Membeli

Share this article

Masyarakat Diingatkan Waspada Terhadap 8 Jenis Obat Palsu yang Beredar di Pasaran

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap beredarnya obat palsu di pasar. Dalam pemberitaannya, BPOM merilis daftar 8 jenis obat yang sering dipalsukan dan mudah ditemukan di pasaran. Kebiasaan membeli obat tanpa memeriksa kelayakannya bisa berdampak buruk pada kesehatan, bahkan menyebabkan kematian.

Dalam laporan resmi BPOM, ditemukan bahwa sekitar 1 dari 10 produk medis di negara berpendapatan rendah dan menengah adalah produk substandar atau palsu. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih obat yang aman dan legal.

8 Jenis Obat Palsu yang Sering Dipalsukan

Ilustrasi Obat Palsu yang Beredar di Pasaran

Berikut adalah 8 jenis obat yang kerap ditemukan sebagai palsuan oleh BPOM:

  1. Viagra
  2. Cialis
  3. Ventolin inhaler
  4. Dermovate krim
  5. Dermovate salep
  6. Ponstan
  7. Tramadol hydrochloride
  8. Hexymer/ Trihexyphenidyl hydrochloride

Obat-obatan ini rentan dipalsukan karena banyak diminati dan sering digunakan oleh masyarakat. BPOM menyebutkan bahwa obat palsu bisa memiliki bahan aktif yang tidak sesuai, jumlah kandungan yang tidak tepat, atau bahkan sama sekali tidak mengandung bahan obat.

Bahaya Konsumsi Obat Palsu

Kepala BPOM Menjelaskan Bahaya Obat Palsu

Konsumsi obat palsu dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan. Beberapa dampak yang bisa terjadi antara lain keracunan, efek samping berat, resistensi obat, ketergantungan, dan bahkan kematian. Tramadol dan Trihexyphenidyl, misalnya, sering dipalsukan karena efek sampingnya bisa memicu sensasi tertentu, sehingga menarik minat para pengguna ilegal.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih jeli dan memperbaharui informasi melalui kanal komunikasi risiko obat palsu yang telah disediakan.

Tips Mengenali Obat Asli dan Palsu

Masyarakat Memeriksa Obat di Apotek

Untuk memastikan obat yang dibeli benar-benar asli, masyarakat disarankan menggunakan prinsip CeKLIK, yaitu:

  • Cek kemasan: Pastikan kemasan utuh dan tidak rusak.
  • Cek label: Periksa informasi nama obat, nomor izin edar, dan tanggal kedaluwarsa.
  • Cek izin edar: Pastikan obat sudah terdaftar di BPOM.
  • Cek tanggal kedaluwarsa: Jangan membeli obat yang sudah melewati masa berlaku.

Selain itu, konsumsi obat hanya dari tempat resmi seperti apotek atau toko obat yang terpercaya. Masyarakat juga bisa memverifikasi keaslian obat melalui situs resmi atau aplikasi BPOM.

Tindakan Tegas terhadap Pelaku Penyebar Obat Palsu

BPOM menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti memproduksi atau mengedarkan obat palsu. Taruna Ikrar mengimbau agar pelaku usaha, distributor, tenaga kesehatan, maupun masyarakat tidak menjual atau mengedarkan produk palsu.

“Kami memperingatkan kepada siapa pun pelaku usaha baik produsen, distributor, tenaga kesehatan, maupun masyarakat agar tidak menjual dan/atau mengedarkan produk palsu dengan ciri-ciri yang telah kami rilis dalam siaran pers ini,” ujar Taruna dalam pernyataan resmi BPOM.

FAQ

Apa saja ciri-ciri obat palsu?

Beberapa ciri-ciri obat palsu antara lain kemasan yang tidak rapi, label yang tidak jelas, tidak ada nomor izin edar, dan tanggal kedaluwarsa yang tidak valid.

Bagaimana cara memastikan obat asli?

Anda dapat memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa. Selain itu, gunakan situs resmi atau aplikasi BPOM untuk memverifikasi keaslian obat.

Apakah obat palsu berbahaya?

Ya, obat palsu bisa menyebabkan keracunan, efek samping berat, resistensi obat, ketergantungan, dan bahkan kematian.

Di mana bisa membeli obat yang aman?

Anda bisa membeli obat di apotek atau toko obat yang terpercaya dan memiliki lisensi resmi.

Bagaimana cara melaporkan obat palsu?

Masyarakat dapat melaporkan temuan obat palsu melalui kanal komunikasi risiko obat palsu yang disediakan oleh BPOM.

Kesimpulan

Peredaran obat palsu menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat. Dengan mengetahui 8 jenis obat yang sering dipalsukan, masyarakat diharapkan lebih waspada dan teliti saat membeli obat. BPOM terus meningkatkan pengawasan dan memberikan informasi penting untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *