Mobil Listrik Changan Deepal SO7 Turun Harga Rp40 Juta Usai Insentif PPN DTP Berakhir
Mobil listrik Changan Deepal SO7 kini bisa dibeli dengan harga lebih murah setelah insentif pajak pertambahan nilai (PPN) yang diberikan pemerintah berakhir. Meski sebelumnya terjadi kenaikan harga, konsumen di Indonesia kini memiliki kesempatan untuk membeli model tersebut dengan banderol yang lebih rendah selama bulan Januari 2026.
Harga Deepal SO7 yang awalnya naik menjadi Rp649 juta, kini turun menjadi Rp609 juta hanya untuk bulan Januari. Penurunan ini terjadi karena kebijakan khusus dari pihak produsen untuk memberikan diskon kepada pelanggan setelah insentif PPN DTP 10 persen bagi mobil listrik dengan TKDN 40 persen berakhir pada akhir tahun lalu.
![]()
Peningkatan tarif PPN normal sebesar 12 persen membuat biaya produksi meningkat, tetapi Changan Indonesia mengambil langkah strategis untuk menjaga daya beli konsumen. Hal ini dilakukan melalui kebijakan khusus selama satu bulan, sehingga para penggemar mobil listrik bisa menikmati harga yang lebih terjangkau.
Perubahan Harga dan Kebijakan yang Diambil oleh Changan

Ridjal Mulyadi, Head of Marketing Changan Indonesia, menjelaskan bahwa penurunan harga ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk merayakan permintaan pasar yang tinggi. “Kami memberikan kebijakan seperti itu hanya selama Januari,” ujarnya saat diwawancarai.
Selain Deepal SO7, model lain dari Changan, yaitu Lumin, juga mendapat perlakuan serupa. Harga Lumin turun menjadi Rp183 juta dari Rp199 juta, yang sebelumnya merupakan harga normal setelah tarif PPN normal diberlakukan. Kebijakan ini bertujuan untuk menarik minat calon pembeli yang masih ragu dengan kenaikan harga mobil listrik.
Persiapan Distribusi dan Ready Stock

Menurut Ridjal, Deepal SO7 sudah dalam kondisi ready stock dan akan mulai didistribusikan ke konsumen pada Februari 2026. Ini menunjukkan bahwa Changan Indonesia telah mempersiapkan pasokan mobil listrik secara matang, meskipun ada perubahan regulasi yang memengaruhi harga.
Sementara itu, Lumin juga siap untuk dikirim ke pelanggan setelah melewati masa promo. Model ini dirancang untuk menawarkan kenyamanan dan efisiensi energi, cocok bagi masyarakat urban yang mencari alternatif transportasi ramah lingkungan.
Pengaruh Regulasi Terhadap Industri Otomotif Listrik
Insentif PPN DTP yang diberikan pemerintah selama beberapa tahun terakhir membantu mempercepat adopsi mobil listrik di Indonesia. Namun, ketika insentif tersebut berakhir, produsen harus menyesuaikan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Perubahan ini tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga pada strategi pemasaran dan distribusi. Produsen seperti Changan harus memastikan bahwa produk mereka tetap menarik di tengah persaingan yang semakin ketat.
Tantangan dan Peluang di Pasar Mobil Listrik

Meski ada kenaikan harga, industri mobil listrik di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang positif. Konsumen semakin sadar akan pentingnya mobil ramah lingkungan, terlebih dengan semakin mahalnya harga BBM dan ancaman perubahan iklim.
Changan dan merek lainnya harus terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Dengan harga yang lebih terjangkau selama Januari, perusahaan dapat menarik lebih banyak pelanggan dan membangun loyalitas jangka panjang.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Mobil Listrik Changan
Apakah Deepal SO7 masih tersedia setelah Januari 2026?
Ya, Deepal SO7 tetap tersedia, tetapi harga akan kembali ke level normal sebesar Rp649 juta setelah masa promo berakhir.
Bagaimana dengan model Lumin?
Lumin juga akan kembali ke harga normal sebesar Rp199 juta setelah Januari, tetapi selama masa promo, konsumen bisa membelinya dengan harga Rp183 juta.
Apa alasan Changan memberikan promo harga?
Promo ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen dan untuk memastikan mobil listrik tetap menarik di tengah perubahan regulasi.
Apakah Deepal SO7 ready stock?
Ya, Deepal SO7 sudah dalam kondisi ready stock dan akan didistribusikan ke pelanggan pada Februari 2026.
Apa dampak dari berakhirnya insentif PPN DTP?
Dampaknya adalah kenaikan harga mobil listrik, tetapi produsen mengambil langkah strategis untuk menjaga daya beli konsumen.
Kesimpulan
Penghapusan insentif PPN DTP telah mengubah dinamika harga mobil listrik di Indonesia. Namun, Changan Indonesia menunjukkan inisiatif yang baik dengan memberikan promo harga khusus selama Januari 2026. Langkah ini tidak hanya membantu konsumen, tetapi juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk tetap relevan di pasar otomotif yang berkembang pesat.












