nasional Teknologi

IHSG Diperkirakan Naik Jelang Akhir Pekan

19
×

IHSG Diperkirakan Naik Jelang Akhir Pekan

Share this article

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Diproyeksi Berotot Jelang Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. Analisis dari para ahli pasar modal menunjukkan bahwa indeks berada dalam fase penguatan jangka pendek dan memiliki peluang untuk menguji level-level tertentu. Namun, investor tetap perlu memperhatikan potensi koreksi jika indeks mengalami pelemahan.

IHSG Masuk Fase Penguatan Jangka Pendek

grafik IHSG minggu ini

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyatakan bahwa IHSG saat ini masih berada dalam fase penguatan jangka pendek. Menurutnya, indeks berpeluang naik untuk menguji area 8.328-8.527. Ia juga menjelaskan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan.

Herditya memproyeksikan indeks akan bergerak di rentang support 7.854 dan 7.654 serta resistance 8.181 dan 8.318 hari ini. Ia merekomendasikan beberapa saham, antara lain BREN, CMRY, INDY, dan KRAS.

Potensi Koreksi dan Rebound

analisis teknikal IHSG

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memprediksi bahwa IHSG berpotensi terkoreksi ke area 7.800-7.900 apabila turun menembus level 8.050. Namun, ia menilai peluang rebound masih terbuka selama indeks mampu bertahan di atas level 7.800.

Ivan menilai bahwa IHSG akan rebound dan mempertahankan momentum positif jika masih bergerak di atas level 7.800. Ia memprediksi indeks akan bergerak di level support 7.617, 7.362, 7.265, 7.099, dan 7.962 serta resistance 8.377, 8.596, dan 8.837 hari ini. Ia juga merekomendasikan saham-saham seperti AADI, ASII, BBCA, CPIN, dan GOTO.

Performa IHSG pada Perdagangan Kamis

daftar saham rekomendasi

Pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, IHSG ditutup di level 8.103. Indeks saham melemah sebesar 42,83 poin atau minus 0,53 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Total transaksi investor mencapai Rp19,95 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,89 miliar saham.

Dalam penutupan tersebut, sebanyak 299 saham menguat, 349 saham terkoreksi, dan 172 saham stagnan. Data ini menunjukkan volatilitas pasar yang cukup tinggi.

Prediksi dan Rekomendasi Saham

Berdasarkan prediksi para analis, investor disarankan untuk memantau sentimen pasar secara berkala. Meskipun ada potensi koreksi, kondisi pasar saat ini masih menunjukkan tanda-tanda penguatan. Dengan demikian, investor bisa mempertimbangkan rekomendasi saham yang diberikan oleh para analis.

Namun, catatan redaksi menegaskan bahwa berita ini tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Pertanyaan Umum (FAQ)

FAQ tentang IHSG

Apakah IHSG akan terus menguat hingga akhir pekan?

Menurut analisis, IHSG masih berada dalam fase penguatan jangka pendek. Namun, investor perlu waspada terhadap potensi koreksi jika indeks melemah.

Bagaimana performa IHSG pada perdagangan Kamis?

IHSG ditutup di level 8.103, dengan penurunan sebesar 0,53 persen. Total transaksi mencapai Rp19,95 triliun.

Apa saja saham yang direkomendasikan oleh analis?

Beberapa saham yang direkomendasikan antara lain BREN, CMRY, INDY, KRAS, AADI, ASII, BBCA, CPIN, dan GOTO.

Apa arti dari istilah “support” dan “resistance”?

Support adalah level harga di mana harga cenderung berhenti turun, sedangkan resistance adalah level harga di mana harga cenderung berhenti naik.

Apakah investor harus memperhatikan sentimen pasar?

Ya, sentimen pasar sangat penting dalam menentukan arah pergerakan IHSG. Investor perlu memantau berita dan data ekonomi secara berkala.

Kesimpulan

Pergerakan IHSG jelang akhir pekan menunjukkan potensi penguatan, meski tetap ada risiko koreksi. Para analis memberikan prediksi dan rekomendasi saham yang dapat menjadi panduan bagi investor. Namun, keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca. Dengan memperhatikan sentimen pasar dan data ekonomi, investor dapat mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi dinamika pasar modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *