NASA Menunda Peluncuran Misi Artemis II, Ini Alasan Utamanya
NASA resmi menunda peluncuran misi Artemis II hingga Maret 2026. Sebelumnya, rencana awalnya adalah meluncurkan misi ini pada Minggu, 8 Februari 2026. Penundaan ini dilakukan setelah tim teknis menghadapi sejumlah tantangan selama uji coba sistem peluncuran. Misi ini menjadi langkah penting dalam kembalinya manusia ke eksplorasi luar angkasa jarak jauh setelah era Apollo yang berakhir lebih dari lima dekade lalu.
Masalah Teknis yang Menghambat Peluncuran

Penundaan terjadi karena beberapa masalah teknis yang muncul selama uji coba. Salah satu isu utama adalah kebocoran hidrogen saat pengisian bahan bakar roket Sistem Peluncuran Luar Angkasa (SLS). Kebocoran ini juga pernah terjadi saat uji coba pertama SLS pada tahun 2022 sebelum misi Artemis I. Tim teknis NASA melakukan peninjauan ulang data dan simulasi peluncuran untuk memastikan keselamatan dan keberhasilan.
“Kami sepenuhnya mengantisipasi akan menghadapi tantangan antara peluncuran SLS,” kata Administrator NASA Jared Isaacman dalam sebuah cuitan di X. “Uji coba basah dirancang untuk mengidentifikasi masalah sebelum penerbangan dan memastikan hari peluncuran dengan probabilitas keberhasilan tertinggi.”
Persiapan Astronaut dan Jadwal Baru

Empat astronaut yang akan terlibat dalam misi Artemis II adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada. Mereka akan melakukan eksplorasi antariksa selama 10 hari, melewati sisi jauh Bulan. Misi ini berpotensi memecahkan rekor jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi.
Para astronaut yang sebelumnya menjalani masa karantina di Houston sejak 21 Januari akan dibebaskan, namun mereka akan kembali masuk karantina sekitar dua minggu sebelum tanggal peluncuran yang ditargetkan berikutnya. NASA telah menetapkan tanggal-tanggal alternatif, yaitu 6, 7, 8, 9, dan 11 Maret sebagai opsi peluncuran.
Uji Coba Simulasi yang Tidak Lancar

Sebelumnya, NASA telah melakukan uji coba simulasi peluncuran Artemis II. Dalam uji coba tersebut, pengendali peluncuran mengisi roket SLS dengan lebih dari 700 ribu galon bahan bakar super dingin dan menjalankan simulasi hitung mundur. Namun, uji coba ini tidak berjalan mulus.
Beberapa jam setelah pengisian bahan bakar, tim menemukan kebocoran hidrogen. Selain itu, ada masalah dengan katup yang terbuka secara tidak sengaja, sehingga simulasi peluncuran ditunda hingga dini hari Selasa. NASA mengatakan bahwa meskipun persiapan prapeluncuran lebih lancar dibanding Artemis I 2022, mereka masih memiliki opsi untuk memindahkan roket SLS dan Orion kembali ke gudang perakitan jika diperlukan.
Proses Evaluasi dan Perbaikan

Tim manajemen misi Artemis II, John Honeycutt, menyatakan bahwa uji coba ini memberikan kesempatan pertama bagi sistem terintegrasi Artemis II untuk beroperasi di landasan peluncuran. “Bagi saya, poin utama adalah kami mendapat kesempatan untuk roket berkomunikasi dengan kami, dan roket itu melakukannya,” tambahnya.
Namun, kebocoran hidrogen dan masalah teknis lainnya membuat tim harus menunda simulasi peluncuran. Uji coba berikutnya akan fokus pada fase-fase yang terlewat. NASA menegaskan bahwa mereka akan terus memperbaiki dan meninjau semua masalah sebelum menentukan tanggal peluncuran resmi.
FAQ
Apa tujuan dari misi Artemis II?
Misi Artemis II bertujuan untuk mengirimkan empat astronaut ke luar orbit Bumi menuju Bulan, menjadi kembalinya manusia ke eksplorasi ruang angkasa jarak jauh setelah era Apollo.
Apa penyebab penundaan peluncuran Artemis II?
Penundaan terjadi karena kebocoran hidrogen saat pengisian bahan bakar roket SLS dan masalah teknis lainnya selama uji coba simulasi peluncuran.
Kapan peluncuran Artemis II akan dilakukan?
NASA menetapkan tanggal 6, 7, 8, 9, dan 11 Maret sebagai opsi peluncuran. Namun, tanggal pasti akan ditentukan setelah evaluasi dan perbaikan selesai.
Apa yang dilakukan para astronaut selama penundaan?
Para astronaut akan dibebaskan dari karantina, namun akan kembali masuk karantina sekitar dua minggu sebelum tanggal peluncuran yang ditargetkan berikutnya.
Apakah NASA akan memindahkan roket SLS ke gudang perakitan?
NASA masih meninjau apakah roket SLS perlu dipindahkan kembali ke gedung perakitan untuk menjalani perawatan. Saat ini, belum ada keputusan pasti.








