Perempuan Tajir di Balik Maskapai Murah Vietnam
Nguyen Thi Phuong Thao, salah satu pengusaha wanita terkaya di Vietnam, memiliki kekayaan yang mencapai Rp79,92 triliun. Ia adalah pemilik maskapai penerbangan berbiaya rendah (LCC) Vietjet Air, yang sempat menjadi sorotan karena pramugarinya mengenakan bikini. Dengan total aset sebesar US$4,7 miliar, Phuong Thao menempati peringkat ke-860 dalam daftar orang terkaya Forbes.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
![]()
Lahir pada 7 Juni 1970 di Hanoi, Vietnam, Nguyen Thi Phuong Thao dibesarkan dalam keluarga dengan kondisi ekonomi yang cukup baik. Sejak kecil, ia menunjukkan kecerdasan luar biasa. Di usia 17 tahun, Phuong Thao melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Rusia Plekhanov di Moskow. Ia meraih dua gelar sarjana dalam bidang manajemen kredit keuangan dan ekonomi ketenagakerjaan.
Peluang Bisnis yang Mengubah Hidup

Di tengah krisis ekonomi Rusia akibat perang Afghanistan-Soviet, Phuong Thao melihat peluang bisnis. Ia memulai usaha trading komoditas seperti karet, produk pertanian, plastik, dan mesin faks. Keberhasilannya dalam bisnis ini membuatnya menjadi jutawan di usia 21 tahun.
Ia melanjutkan studi hingga meraih gelar PhD dari Universitas Teknologi Kimia D Mendelev Rusia dalam bidang ekonomi manajemen.
Kembali ke Vietnam dan Mendirikan Sovico Group
Pada 1993, Phuong Thao kembali ke Vietnam dan bersama suaminya, Nguyen Thanh Hung, mendirikan Sovico Holding (Sovico Group). Perusahaan ini berinvestasi di berbagai sektor, termasuk maskapai penerbangan Vietjet Air.
Berdirinya Vietjet Air

Phuong Thao mendirikan Vietjet Air pada 2007 dengan visi mengembangkan maskapai murah di tengah kemajuan ekonomi Vietnam. Maskapai ini mulai beroperasi pada 25 Desember 2011 dengan rute domestik. Viralnya pramugarinya yang mengenakan bikini memberikan daya tarik tersendiri bagi maskapai ini.
Pertumbuhan Pesat dan IPO
Dengan kepemimpinan yang kuat, Vietjet Air berkembang pesat. Pada 2017, maskapai ini resmi melantai di bursa saham Ho Chi Minh. Melalui IPO, Vietjet Air berhasil meraup US$167 juta untuk pengembangan bisnis.
Bisnis Lain dan Investasi

Selain Vietjet Air, Phuong Thao juga memiliki kekayaan dari bisnis real estate Sovico Group di Dragon City serta tiga resort bintang lima di Vietnam. Selain itu, investasi Sovico Group pada HD Bank dan perusahaan teknologi turut memberikan kontribusi besar pada kekayaannya.
Donasi Pendidikan yang Tidak Terwujud
Phuong Thao dan suaminya memiliki dua anak. Putranya, Tommy Nguyen, kuliah di Universitas Oxford. Phuong Thao pernah berniat menyumbangkan donasi pendidikan ke Linacre College sebesar 155 juta poundsterling melalui Sovico Group. Namun, donasi ini batal pada 2023 karena keterlambatan pencairan dana dan pembatasan aliran modal keluar oleh pemerintah Vietnam.
FAQ
Apa sumber kekayaan Nguyen Thi Phuong Thao?
Keuntungan utama berasal dari bisnis maskapai Vietjet Air dan investasi Sovico Group di berbagai sektor seperti real estate, bank, dan teknologi.
Bagaimana Vietjet Air menjadi populer?
Maskapai ini viral karena pramugarinya yang mengenakan bikini, serta strategi pemasaran yang inovatif.
Apakah Nguyen Thi Phuong Thao memiliki bisnis lain selain Vietjet Air?
Ya, ia memiliki investasi di Sovico Group yang bergerak di bidang real estate, hotel, dan perbankan.
Apa rencana donasi pendidikan yang tidak terwujud?
Phuong Thao ingin menyumbangkan dana pendidikan ke Linacre College, tetapi rencana tersebut dibatalkan karena keterlambatan pencairan dana.
Apa peran Nguyen Thi Phuong Thao dalam bisnis Sovico Group?
Ia merupakan pendiri dan pemimpin utama Sovico Group, yang berinvestasi di berbagai sektor.
Kesimpulan
Nguyen Thi Phuong Thao adalah contoh nyata dari keberhasilan perempuan dalam dunia bisnis. Dari awal karier sebagai mahasiswa hingga menjadi pemilik maskapai penerbangan terbesar di Vietnam, ia membuktikan bahwa dengan visi dan ketekunan, impian bisa menjadi kenyataan. Kekayaannya bukan hanya sekadar angka, tetapi hasil dari kerja keras dan keberanian mengambil risiko.












