Menteri Keuangan Purbaya Bantah Isu Tukar Guling Jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah adanya dugaan tukar guling jabatan antara Wakil Menteri Keuangan baru, Juda Agung, dengan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas Djiwandono. Pernyataan ini disampaikan oleh Purbaya saat diwawancarai di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/2).
Purbaya menjelaskan bahwa penugasan yang dilakukan adalah bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi, dengan mempertimbangkan kompetensi masing-masing pejabat. Ia menegaskan bahwa tidak ada pertukaran jabatan dalam bentuk tukar guling, melainkan pengalihan tugas sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan institusi.
Perubahan Penugasan Tak Berdampak Signifikan di Kemenkeu

Dalam penjelasannya, Purbaya menyebutkan bahwa Juda Agung akan menggantikan peran Thomas Djiwandono di Kementerian Keuangan. Sementara itu, Thomas akan beralih ke posisi Deputi Gubernur BI. “Kebetulan saja kemampuan Pak Juda bisa menggantikan Pak Thomas. Jadi taruh di situ, daripada saya pusing-pusing cari,” ujar Purbaya.
Ia juga menekankan bahwa perubahan penugasan ini tidak mengubah pembagian kerja secara signifikan di Kemenkeu. “Pak Juda tugasnya akan menggantikan Pak Thomas. Pak Sua (Wamenkeu Suahasil Nazara) tugasnya sudah jelas. Saya merangkap tugas Pak Anggito yang sebelumnya. Jadi enggak akan ada perubahan tugas yang signifikan,” tambahnya.
Alasan Pengunduran Diri Juda Agung dari BI

Juda Agung sendiri mengakui bahwa alasan pengunduran dirinya dari jabatan Deputi Gubernur BI adalah karena mendapat penugasan baru sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia menegaskan bahwa tidak mungkin untuk merangkap jabatan di dua otoritas yang berbeda. “Iya, memang ketika saya menjadi deputi gubernur Bank Indonesia, saya kemudian ditugaskan untuk menjadi wakil menteri keuangan, sehingga ketika itu saya harus mengundurkan diri dan sekarang sudah dilantik,” katanya.
Juda menegaskan bahwa alasan pengunduran diri tersebut murni karena penugasan jabatan yang telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. “Alasan pengunduran diri jelas, karena saya ditugaskan sebagai wakil menteri keuangan. Tentu saja tidak bisa merangkap sebagai deputi gubernur Bank Indonesia. Dua otoritas yang berbeda,” ujarnya.
Proses Pelantikan dan Peran Baru Juda Agung
Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan pada Kamis (5/2) di Istana Negara. Juda mengisi posisi yang sebelumnya dijabat Thomas Djiwandono. Seiring pengangkatan tersebut, Thomas beralih mengisi kursi Deputi Gubernur BI setelah melalui proses uji kepatutan dan kelayakan di DPR. Pergeseran penugasan ini menyusul pengunduran diri Juda dari jabatan Deputi Gubernur BI pada Januari 2026.
Fokus Juda Agung di Sektor Keuangan dan Internasional

Purbaya menjelaskan bahwa fokus Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan akan terus melanjutkan bidang yang sebelumnya ditangani Thomas Djiwandono, khususnya sektor keuangan dan hubungan internasional. “Pak Juda kan sektor finansial dan internasional seperti yang dikerjakan oleh Pak Thomas,” kata Purbaya.
Latar Belakang dan Tanggung Jawab Purbaya
Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Posisi Ketua LPS yang ditinggalkannya kini diisi oleh Eks Wamenkeu Anggito Abimanyu. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan penugasan di lingkup pemerintah selalu dilakukan dengan pertimbangan profesional dan kebutuhan organisasi.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Perubahan Jabatan

Apa yang dimaksud dengan tukar guling jabatan?
Tukar guling jabatan biasanya merujuk pada proses pertukaran posisi antar pejabat tanpa dasar hukum atau mekanisme resmi, sering kali dikaitkan dengan praktik korupsi atau suap.
Apakah Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu tukar guling?
Ya, Purbaya secara tegas membantah adanya tukar guling jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono.
Bagaimana peran baru Juda Agung di Kemenkeu?
Juda Agung akan menggantikan peran Thomas Djiwandono di Kemenkeu, khususnya dalam bidang keuangan dan hubungan internasional.
Apa alasan Juda Agung mundur dari BI?
Juda Agung mundur dari BI karena mendapat penugasan baru sebagai Wakil Menteri Keuangan, yang tidak memungkinkan ia merangkap jabatan di dua otoritas berbeda.
Apakah perubahan jabatan ini akan mengganggu kerja di Kemenkeu?
Menurut Purbaya, perubahan penugasan ini tidak akan mengganggu pembagian kerja secara signifikan.
Kesimpulan
Perubahan jabatan antara Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono dibantah oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menjelaskan bahwa penugasan ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing pejabat. Dengan latar belakang yang jelas dan tanggung jawab yang terstruktur, perubahan ini diharapkan dapat berjalan lancar dan tetap menjaga stabilitas serta efisiensi di lembaga-lembaga pemerintah.












